Mengapa memilih Apartment dan apa perbedaan antara apartment, rusunami, rusunawa dan condotel.

MENGAPA MEMILIH APARTMENT

Apartemen adalah blok bangunan yang di dalamnya terbagi-bagi dalam sejumlah ruang atau unit, yang dipasarkan secara strata-title atau disewakan. Di luar itu, ada juga istilah kondominium yang juga merujuh kepada apartemen. Keduanya pada dasarnya sama pengertiannya. Yang membedakan hanya istilahnya. Kondominium adalah penguasaan beberapa atau sejumlah orang atas sebuah properti atau bangunan besar. Jadi apartemen lebih menunjuk ke pengertian fisik, sedangkan kondominium merujuk kepada hak atau istilah legal.

Apa pun itu, bagi kalangan muda sebenarnya tinggal di apartemen adalah pilihan paling tepat. Pasalnya, orang muda masih sangat produktif dan mobile. Waktu di rumah praktis hanya untuk beristirahat atau tidur dan momong anak. Jadi, tidak banyak waktu untuk merawat rumah, menjalankan hobi, atau mengisi waktu luang di rumah. Karena itu hunian yang paling tepat adalah praktis dan tidak membutuhkan banyak keterlibatan pemilik untuk merawatnya. Dan hunian seperti itu adalah apartemen.

Selain itu lokasi partemen biasanya di tengah kota yang dekat dengan berbagai pusat kegiatan (bisnis, komersial, pendidikan, kesehatan, hiburan, dan lain-lain). Untuk paangan muda yang mobile namun penghasilannya belum begitu tinggi, situasi ini cocok karena dengan tinggal di apartemen, mereka tidak harus mengeluarkan biaya transportasi yang besar. Anggota keluarga pasangan muda pun masih sedikit. Anak, kalaupun ada, masih balita. Jadi tidak perlu hunian yang besar. Apartemen 36 m2-45 m2 pun cukup.

Selain itu, dengan tinggal di apartemen di dalam kota, pasangan muda juga lebih mudah mengatur waktu untuk anaknya yang masih kecil, yang masih butuh perhatian ekstra orangtuanya. Di negara-negara maju seperti Jepang, sekitar 60 persen penduduk usia produktifnya tinggal di apartemen di dalam kota, sehingga pusat kota memadat. Untuk itu pemerintah memberi insentif berupa keriganan pajak, subsidi bunga, regulasi, dan lain-lain. Sementara kalangan yang lebih tua dan mapan, terserah mau tinggal di mana, di dalam kota di apartemen atau di rumah biasa di pinggir kota yang lebih jauh dari pusat kota dan sedikit populasinya.

Di Indonesia, situasinya terbalik. Kalangan berusia produktif yang mobilitasnya masih tinggi dan tidak punya waktu mengurus rumah, justru tinggal di pinggir kota sehingga tidak efisien. Padahal, penghasilan mereka masih bertumbuh. Sementara kalangan mapan dan berpenghasilan besar tinggal di dalam kota. Tidak ada kebijakan atau insentif pemerintah untuk membalikkan keadaan itu. Pengembangan apartemen diserahkan begitu saja ke mekanisme pasar.

Akibatnya, yang dipasarkan pengembang hanya apartemen untuk kalangan menengah atas dan apartemen mewah yang hanya terjangkau kalangan mapan. Apartemen identik dengan hunian eksklusif untuk kalangan terbatas, bukan berfungsi mengendalikan penyebaran penduduk, mengefisienkan mobilitas, mengurangi kemacetan, dan pemborosan energi, meminimalisir degradasi kualitas lingkungan hidup, dan seterusnya. Ini kelemahan pengembangan permukiman di kota-kota di Indonesia. Tidak memiliki urban concept. Di negeri ini tidak ada semacam menteri perumahan dan pengembangan kota. Yang ada hanya menteri pembangunan perumahan.

Sejak lima tahun terakhir, sudahbanyak pengembang yang berinsiatif menawarkan apartemen menengah seharga hingga Rp 600 jutaan yang terjangkau kalangan muda di tengah kota, tanpa harus menunggu insentif pemerintah. Setelah itu juga ramai penawaran rumah susun sederhana hak milik (rusunami) yang harganya lebih murah lagi, bahkan mendapat pembebasan pajak dan subsidi bunga kredit dari pemerintah.

Kesempatan inui seharusnya dimanfaatkan kalangan muda untuk mulai menjadikan apartemen sebagai alternatif hunian. Paling tidak sebagai hunian pertama. Kelak setelah penghasilan mulai mapan, anak-anak mulai besar, aktivitas dan kebutuhan ruang keluarga tidak mampu lagi ditampung di apartemen, barulah mereka pindah ke rumah biasa (landed residential) yang lebih besar di pinggir kota. Unit apartemen bisa disewakan kepada pasangan yang lebih muda. Bagaimanapun harus diakui, bagi sebagian orang membina keluarga dan membesarkan anak yang paling baik tetaplah di rumah biasa (landed house), kendati pendapat itu masih menjadi perdebatan.

Hanya saja memang, tinggal di apartemen menuntut sikap yang rasional, efisien, simpel, praktis, dan mandiri. Tenggang rasa pun harus lebih tinggi karena tetangga kita tidak hanya di sampuing kiri dan kanan tapi juga di atas dan di bawah. Menerima tamu dan mengundang kerabat pun tidak bisa lagi sesukanya seperti di rumah. Bukan hanya karena bisa menganggu tetangga tetapi kapasitas setiap unit apartemen sangat terbatas. Jadi kalau mau ngumpul, kita harus melakukannya di ruang pertemuan yang disediakan di setiap apartemen. Di apartemen, kita juga tidak bisa berkebun atau memelihara pohon seenaknya kecuali pphon yang moveable di dalam toples atau pohon yang ditanam dengan sistem hidroponik.

Mengoleksi barang pun harus diperhitungkan karena kalau terlalu banyak, tidak mungkin ditempatkan semua di unit apartemen. Sementara menaruhnya di koridor setiaplantai adalah terlarang karena selain mengorupsi hak bersama, juga berbahaya. Kalau terjadi keadaan darurat, barang-barang itu akan menganggu mobilitas penghuni apartemen yang menyelamatkan diri atau evakuasi.

Pendeknya, tinggal di apartemen adalah budaya komunal modern, rasional yang menghormati kemajemukan. Dalam sistem budaya itu ada tenggang rasa, tapi tenggang rasa yang dituangkan dalam aturan tertulis berikut sanksinya yang disusun dan disepakati semua penghuni melalui Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS). Aturan itu dirumuskan dan diawasi bersama pelaksanaanya, berlaku untuk semua penghuni dari sistem budaya apapun dan tidak tergantung pada tokoh panutan.

Masyarakat kita sebenarnya sudah akrab dengan budaya komunal itu, tapi budaya komunal tradisional yang homogen-paternalistik. Dalam sistem budaya ini, ada tepa salira, tapi sifatnya tidak tertulis, longgar, lebih ditujukan kepada penganut sistem budaya yang sama dan penerapannya tergantung patron. Karena itu, di kota yang warganya terdiri dari banyak etnis dan individualistis, budaya itu memerlukan penyesuaian agar bisa diterapkan dalam relasi sosial.

Terlebih-lebih di apartemen yang konsentrasi manusianya begitu tinggi, ratusan orang berdiam di atas tanah dan bangunan yang sama, menggunakan fasilitas yang sama. Ketidakpedulian yang satu bukan hanya menganggu yang lain tapi bisa mengancam keamanan seisi apartemen. Bahkan pertengkaran anak-anak atau acara memasak yang terlalu hot di apartemen Anda cukup membuat pusing tetangga. Berkaitan dengan itu, sejumlah hal perlu kita perhatikan dan pahami bila hendak membeli dan menghuni apartemen.

*) Panangian Simanungkalit, pakar perumahan nomor 1 di Indonesia dan penulis buku “Beli Rumah dan Apartemen, Tips dan Trik”
PENGENALAN RUMAH SUSUN
Rusun adalah kepanjangan dari rumah susun dan didefinisikan sebagai bangunan bertingkat yang dibangun dalam satu lingkungan yang terbagi dalam bagian bagian distrukturnya secara fungsional dalam arah horisontalatau vertical san merupakan satuan yang masing masing dapat digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian, yang dilengkapi dengan bagian bersama (atap, tiang pondasi, lobby, lift, saluran air, jaringan listrik, gas dan telekomunikasi ) benda bersama (basement parkir, kolam renang dll ) dan tanah bersama ( sebidang tanah yang diatasnya berdiri rumah susun tersebut ).
Rusun kerap dikonotasikan sebagai apartemen versi sederhana , walupun sebenarnya apartemen bertingkat sendiri bisa dikategorikan sebagai rumah susun. Rusun menjadi jawaban atas terbatasnya lahan untuk pemukiman di daerah perkotaan. Karena mahalnya harga tanah di kota besar maka masyarakat terpaksa membeli rumah di luar kota. Hal ini adalah pemborosan.Pemborosan terjadi pada :
• pemborosan waktu
• pemborosan biaya
• pemborosan lingkungan (karena pencemaran)
• pemborosan sosial (karena tersitanya waktu untuk bersosialisasi)

PERBEDAAN APARTMENT DAN RUSUNAMI
Beberapa tahun terakhir ini, istilah Rusunami dan Rusunawa mulai akrab di telinga kita, terutama yang bergelut atau mengikuti perkembangan seluk beluk dunia permukiman. Rusunami merupakan akronim dari Rumah Susun Sederhana Milik, sedangkan Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa). Rusunami (rumah susun sederhana milik) bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan maksimal Rp 4,5 juta. Dan Rusunawa (rumah susun sederhana sewa) untuk penghasilan maksimal Rp 1,7 juta per bulan. Oh, ya rusunawa yang memang disediakan untuk rakyat kecil itu biasanya dibangun di lahan bekas permukiman kumuh dan sekitar kawasan industri serta kampus. Yang jelas, kehadiran rusunami tidak terlepas dari Program 1000 Menara Rusun yang sedang digalakkan Kemenpera.
Apa beda antara keduanya? Rusunami biasanya dibangun oleh kelompok perusahaan pengembang (developer), sedangkan Rusunawa dibangun oleh pemerintah (biasanya oleh Pemda bekerja sama dengan Kementerian Perumahan Rakyat).
Pertanyaannya kemudian, apa dong beda antara apartemen, rusunami dan kondominium jika dilihat dari bentuk dan konsepnya, rusunami itu sebenarnya ya apartemen, bukan?
Sekilas diantara semuanya memang sama biasanya perbedaan jelas terletak di lahan parkiran, luas dan finishing. Apartment biasanya mempunyai ketentuan untuk 1 unit memiliki slot parkir minimal 1 mobil atau 1 banding 1 sedangkan untuk rusunami biasanya perbandingan untuk lahan parkir lebih sedikit 10 unit untuk 1 parkir mobil. Kenyataan ini bisa dilihat dengan sedikitnya dari developer untuk membangun basement untuk lahan parkir. Perlu diketahui juga untuk membangun basement lahan parkir memang membutuhkan dana yang tidak sedikit oleh karena itu biasanya rusunami yang mempunyai basement harga jualnya lebih mahal dengan adanya surcharge ( biaya peningkatan mutu ). Luas rusunami dengan apartemen juga berbeda di unit / kamar, biasanya untuk ukuran 2 kamar tidur di rusunami biasa di apartment adalah ukuran studio ( tanpa kamar ) dan yang terakhir dari segi finishing untuk apartment menggunakan kwalitas lebih baik seperti marmer, pintu kayu kwalitas bagus dan sanitary yang mempunyai kwalitas grade A sedangkan untuk rusunami finishing tidak terlalu di tonjolkan.
Setelah melihat beberapa perbedaan pertanyaan yang muncul adalah kwalitas bangunan seperti pondasi, struktur dan lain lain bagaimana, bisa bisa membahayakan penghuni ?
Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah untuk bangunan yang memiliki ketinggian sampai puluhan lantai memiliki konstruksi yang sama baik bangunan tersebut adalah apartemen kelas A, kelas B maupun rusunami. Keduanya dalam pembangunan biasanya juga memakai jasa kontraktor besar yang sama seperti WK, Pulau Intan dan sebagainya.
Yang jelas, harga Rusunami jauh lebih murah. Misalnya, Rusunami Cawang, dengan lokasi di tengah kota per unit dijual Rp 144 juta untuk tipe 33. Bandingkan dengan apartemen, apalagi jika strata title. Konon, sebuah unit apartement penthouse di Kemang City bisa mencapai Rp 7 M.
Keuntungan tinggal dirusunami dengan apartment adalah biaya bulanan yang lebih dikenal sebagai service charge meliputi keamanan, kebersihan dan biaya sunking fund jauh lebih murah daripada apartemen. Termasuk juga biaya meliputi air, listrik dan telfon karena tarif dasar yang digunakan adalah tarif dasar rumah. Berbeda dengan apartment biasanya pengelolah atau management telah menetapkan biaya biaya tersebut berdasarkan kebijakan masing masing.
Bagi saya, yang tergolong tidak punya banyak uang, kehadiran Rusunami jelas sangat bermanfaat. Bisa punya rumah di tengah kota tapi dengan harga yang relatif terjangkau. Hanya, sedihnya, banyak pialang rumah yang mencoba mengambil keuntungan. Mereka borong unit sebanyak-banyaknya, terus dijual lagi dengan harga lebih mahal.

Link Download Apartment The Jarrdin @ Cihampelas

Mohon maaf karena banyaknya permintaan informasi mengenai The Jarrdin @ Cihampelas melalui email maka bagi yang belum menerima email dari saya silahkan untuk download mengenai informasi Apartment The Jarrdin @ Cihampelas dalam bentuk power point.

Link Download dapat diambil disebelah kanan dibawah blog status. Bagi yang ingin mengetahui tentang informasi harga bisa langsung sms ke hp saya (ketik Nama, Alamat Email ) atau langsung mengirimkan email ke maulana_donny@yahoo.com saya juga akan mengirimkan master stock mengenai unit unit yang masih tersedia.

Harga sekarang mulai 124 Jtan untuk type yang studio 18,5 m2 dan untuk type yang 40 m2 unit sudah sold out.

Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.

Donny Maulana
0878 8098 9999 / 0812 9531 672
maulana_donny@yahoo.com

Informasi Gathering The Jarrdin @ Cihampelas

Dengan Bangga kami dari PT. Kagum Karya Husada mengundang Bapak / Ibu / Saudara / Saudari untuk menghadiri acara THE JARRDIN GATHERING hari tanggal : Jum’at, Sabtu & Minggu 11 – 13 December 2009 waktu 10.00 s/d 22.00 WIB di Gedung Wahana Bakti Pos lt 8, jl Banda no 30 Bandung ( FO Stamp ).
Agenda kami adalah pemilihan Unit Rusunami The Jarrdin bagi yang telah melakukan Registrasi.

Undangan untuk Gathering The Jarrdin telah dikirimkan melalui pos, apabila belum mendapatkan undangan mohon konfirmasi nama dan tanggal kedatangan untuk menghadiri acara melalui sms ke nomor saya. Undangan hanya bersifat pemberitahuan jadi bagi yang sudah melakukan registrasi mohon untuk datang pada hari tersebut dengan membawa Kwitansi, Form Register dan KTP.

Bagi yang belum register harap segera melakukan register karena batas waktu register ditutup sampai dengan tanggal 10 December 2009. Harga akan naik pada saat acara tanggal 11,12 dan 13 December 2009 dan bagi yang register pada hari tersebut akan melakukan pemilihan unit pada tanggal 13 December 2009.

Pada saat acara kantor pemasaran Cipaganti 90 akan tutup selama hari tersebut dan dibuka kembali pada tanggal 14 December 2009. Batas pengembalian uang yang telah register sampai dengan tanggal 21 December 2009.

Apabila ada informasi yang belum jelas mohon menghubungi saya. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Donny Maulana
0878 8098 9999
0812 9531 672
maulana_donny@yahoo.com
http://i770.photobucket.com/albums/xx348/red_snapper/scan4-2.jpg?t=1260180806

THE JARRDIN APARTMENT BERSUBSIDI DI CIHAMPELAS, BANDUNG

Perumahan yang layak dan strategis adalah impian untuk semua orang, The Jarrdin@Cihamepelas adalah hunian impian yang di pusat kota Bandung,. Dengan konsep bangunan modern yang vertikal akan mewujudkan The Jarrdin @ Cihampelas menjadi rusunami yang terjangkau bersubsidi, super strategis karena dijantung kota Bandung.

Lokasi The Jarrdin Apartment
Lokasi The Jarrdin Apartment

Dengan berbagai pengalaman yang luar biasa dibawah naungan KAGUM GROUP, rusunami The Jarrdin @ cihampelas jelas mengutamakan kualitas sehingga rusunami ini berbeda dengan rusunami yang lain di Indonesia.

Adapun keunggulan dari The Jarrdin @ Cihampelas adalah :
1. Bersertifikat Strata Title ( Hak Milik )
2. Tepat di Pusat kota Bandung tepatnya di Cihampelas dan bukan daerah pinggiran.
3. Pengembang terpercaya PT. KAGUM KARYA HUSADA ( Member of KAGUM GROUP )
4. Fasilitas lengkap antara lain dari Swimming Pool, Fresh Market, Jogging Track, Security 24 jam, Cafe & Restaurant, Massage & Gym, Air Bersih dan Playground Park.
5. Cara bayar yang fleksible mulai dari Cash Bertahap s/d KPA Subsidi
2009-10-05 23-29-18_0216

Saat ini kami membuka peluang untuk mendapatkan harga perdana mulai dari 88 JT – an* khusus 600 unit pertama. Segera kunjungi kantor pemasaran kami yang berada di Jl. Cipaganti No. 90, Bandung.

Demikianlan Program Penawaran Istimewa dari PT KAGUM KARYA HUSADA yang berguna memenuhi kebutuhan dan gaya hidup istimewa Anda.

Untuk informasi lebih jelas mengenai Layout denah lantai, konsep desain dan harga, dimohon mengirimkan sms berisi nama lengkap dan alamat email ke nomer gsm saya atau langsung menghubungi saya di nomer bawah ini.

Donny Maulana
08129531672 / 0878 8098 9999
021 99057041 / 022 91416550

Sektor Properti Sambut Lega Program SBY

JAKARTA, KOMPAS.com – Sektor binis properti termasuk pengembang perumahan menyambut lega program perumahan yang dikemukakan capres Susilo Bambang Yudhoyono dalam kampanye terakhir pada Sabtu lalu (4/7).

“Kampanye SBY menunjukkan program Rusunami dan perumahan akan terus dilanjutkan pada periode 2009-2014,” kata pengamat properti, Panangian Simanungkalit di Jakarta saat diminta tanggapannya mengenai kampanye SBY.

Panangian mengungkapkan, berarti sudah ada dua kandidat Presiden yang memasukkan program perumahan yakni SBY dan Jusuf Kalla, sementara Megawati nampaknya tidak tertarik untuk menggarap rumah bagi masyarakat berpendapatan rendah.

Panangian mengatakan, peran sektor perumahan sangat besar terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi selama periode pemerintahan yang ditargetkan dapat mencapai 7-8 persen.

Panangian melihat, industri perumahan akan kembali bangkit pada periode Oktober 2009, apalagi ini didukung inflasi rendah berkisar 4 persen serta BI Rate menjadi 6 persen dari posisi 6,75 persen saat ini.

Harapannya tingkat bunga KPR akan turun menjadi satu digit 9,5 sampai 10 persen dari posisi saat ini 12,5 persen sehingga akan menggairahkan sektor perumahan dan industri pendukungnya.

Dimasukkannya program perumahan di posisi sembilan dari lima belas program yang dicanangkan pasti akan diwujudkan dengan mempertahankan Kementerian Negara Perumahan Rakyat. Tetapi akan lebih baik lagi bila ditingkatkan menjadi Departemen.

Panangian yakin, apabila SBY kembali dipercaya menjadi Presiden maka industri perumahan akan kembali bergairah, bahkan apabila dibutuhkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) juga diarahkan untuk program rumah swadaya.

“Bentuknya mungkin dapat bedah rumah dari rumah yang sudah hampir roboh menjadi permanen dengan cukup dengan dana murah Rp2 juta per unit rumah yang disalurkan dengan melibatkan perguruan tinggi,” ujarnya.

Panangian melihat target yang realistis untuk SBY untuk Rusunami bisa 1.000 menara dalam waktu lima tahun ke depan untuk penghasilan di bawah Rp4,5 juta serta 500.000 Rumah Sederhana.

Dia juga minta agar anggaran perumahan dialokasikan satu persen dari APBN yang tersedia sehingga kalau saat ini sekitar Rp1200 triliun, untuk perumahan sekitar Rp12 triliun.

“Dari Rp12 triliun itu, sebanyak Rp2 triliun untuk program subsidi KPR/ KPA, sementara sisanya Rp10 triliun untuk program rumah miskin dalam bentuk bedah rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Teguh Satria mengatakan, program perumahan dan Rusunami bagi masyarakat yang diajukan Presiden SBY sangat bagus dan tepat.

“Kami siap untuk mendukung program Presiden SBY di bidang perumahan,” kata Teguh.

Dia juga menyampaikan catatan, dukungan juga harus diberikan semua pemda (Kabupaten, Kota dan Provinsi) yang diwujudkan dengan target masing-masing disertai rencana aksi.

Rencana aksi mulai dari tata ruang, infrastruktur, regulasi,pertanahan dan sebagainya. Kami pengembang pasti akan mendukungnya. Jadi Presiden terpilih harus bisa menginstruksikan programnya ke semua Pemda, ujarnya.

Apartment Mutiara Bekasi

Apartment Mutiara Bekasi

Bagi yang menginginkan gaya hidup vertikal untuk daerah Bekasi maka Mutiara Bekasi merupakan hunian yang tepat untuk anda. Apartemen Mutiara Bekasi memiliki lokasi yang sangat strategis. 300 m ke pintu tol Bekasi Barat , 600 m ke Giant, 400 m ke Metropolitan Mal, 800 ke carefoor dan 700 m ke Cyber Park Mal.

Apartemen Mutiara Bekasi memiliki beberapa fasilitas pendukung, diantaranya yakni :
1. Kolam renang
2. Pusat kebugaran
3. Listrik
4. Mini market
5. ATM & Bank
6. Apotik
7. Kafe
8. Laundry
9. 24 hour security system

Saat ini apartment Mutiara Bekasi dalam proses pengeringan Bored Pile.

Apartemen ini memiliki 3 tipe unit yang dijual yakni : tipe studio, 2 bed room dan tipe 3 bed room.
Segera kunjungi show unit untuk informasi lebih lanjut.

Donny Maulana
08129531672 / 021 99057041
maulana_donny@yahoo.com

Pemilik Rusunami Dijamin

Cimahi,Kompas ( Minggu,11 Januari 2009 ) – Pemerintah tetap memberikan jaminan bagi masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp 4,5 juta per bulan untuk bisa memiliki rumah di rumah susun sederhana milik. Krisis financial tidak akan berpengaruh banyak pada bunga yang harus dibayar.

Menteri Negara Perumahan Rakyat Muhammad Yusuf Asy’ary mengemukakan hal itu seusai pemancangan tiang pertama pembangunan rumah susun sederhana milik ( Rusunami ) The Edge Superblock di Cimahi, Jawa Barat., Sabtu (10/01). Hingga kini sudah ada 450 menara yang dimulai pembangunannya.

“Untuk tahun 2009, pemerintah mengalokasikan subsidi untuk kredit pemilikan rumah ( KPR ) bagi 40.000 unit rumah susun. Jumlah ini merupakan peningkatan dibandingkan dengan tahun 2008 yang sekitar .1800 unit,” ujar Yusuf Asy’ary.

Pemerintah, kata dia, telah memberikan jaminan berupa subsidi untuk KPR, kemudahan perizinan bagi pengembang rusun, dan membebaskan diri dari pajak Pertambahan nilai (PPN) . Tentu saja hal ini berlaku untuk satu unit yang dijual di bawah harga Rp 144 juta.

Kesuksesan program pengembangan rusun sangat bergantung kepada semua pihak. Yusuf Asy’ary menjelaskan pemerintah daerah harus memberikan kemudahan dalam kepastian waktu dan biaya sehingga pihak pengusaha bisa menentukan rencana bisnis mereka.

Pengembang juga harus memberikan kepastian bagi pemda dengan kepastian waktu selesainya pembangunannya rusun agar semua sesuai dengan pembuatan kebijakan tata kota.

“Untuk setiap investasi rusun senilai Rp7,5 miliar sudah membantu sektor riil, seperti dalam menciptakan lapangan kerja, setidaknya 105 orang akan dilibatkan dalam kesempatan kerja langsungdan 360 orang terlibat secara tidak langsung,” kata Yusuf Asy’ary.

Setelah Pembangunan

Mempera mengatakan, pekerjaan utama dalam membangun rusun tidak berhenti sampai pengerjaan konstruksi selesai. Konsumen harus dijamin ketersedian kebutuhan mendasar, seperti air bersih dan listrik.

Sementara itu, pemda harus mempersiapkan kebijakan pemerintah di tingkat rusun karena berubahnya pola tinggal dari horizontal ke vertikal. Sebaiknya disiapkan satuaan pemerintah masyarakat di rusun yang dikelola dalam perhimpunan penghuni rumah susun(PPRS).

The EDGE SUPERBLOCK BANDUNG

The Edge Superblock Bandung adalah apartment bersubsidi terbesar dan terlengkap diBandung.  “Dua proyek hunian skala besar senilai US$151,63 juta, The Edgee Residence dan Soekarno-Hatta Residence siap meramaikan pasar hunian di Bandung. Sumber Bisnis menyebutkan proyek The Edgee bernilai US$86,41 juta dijadwalkan mulai dibangun pada Januari 2009 dan Soekarno-Hatta senilai US$65,22 juta pada Desember tahun ini. The Edgee merupakan proyek terpadu dengan total luas bangunan 159.000 meter persegi, meliputi 13 menara apartemen masing-masing 15 lantai, pusat perbelanjaan, dan perkantoran dua lantai.
The Edgee dibangun di lahan 159.000 meter persegi yang berlokasi di Jalan Raya Baros, Cimahi. Mereka tidak menyebutkan nilai proyek, tapi ditaksir mencapai US$86,41 juta,” ungkap sumber itu, kemarin.
PT Bangun Bumi Waluya selaku pengembang The Edgee baru menunjuk arsitek untuk proyek itu, yaitu Atelier Two, sedangkan arsitek struktur, kontraktor, dan teknik mekanik sampai dengan saat ini belum ditunjuk.” Sumber Bisnis.com

Profile The Edge Superblock Bandung

Luas Tanah : 25,266 m2

Jumlah Tower Utama : 5 buah

Jumlah Tower Penghubung : 8 buah

Tinggi Tower : 17 Lantai

Total Unit Tipe Studio T22 : 132 unit

Total Unit Tipe Executive T36 : 2262 unit

Total Unit Tipe Penthouse T72 : 72 unit ( lantai paling atas )

Luas Total bangunan : 154.000 m2

Koefisien Dasar Bangunan : 36,82 %

Listrik : 900 ( tipe kecil ) , 1300

Kapasitas Parkir (mobil) : 450

Kapasitas Parkir (motor) : 1500

Berikut adalah Fasilitas yg ditawarkan The Edge Superblock Bandung antara lain Line Telephone, Telkom Speedy, Telkom Vision ,Free wifi/hotspot 1 Mb/Sec (khusus area commercial, kolam renang,shopping arcade ), Café di area kolam renang, Free Kolam berenang / swimming pool  olympic size, Free Jogging Track, Children Playground, Free Ruang Pertemuan ± 100 orang, ATM Gallery, Shopping Arcade, Commercial area, Ruko 2 lantai, Foodcourt, fashion area & handphone area, Genset, cctv, ruang parker, dan Tempat Ibadah.

Soft Launching 20 September 2008

l
  • Tahap Awal –Blok A
  • 1 Tower – Tower A
  • Tidak memiliki nomor lantai 4,13,14
  • Unit hunian mulai lantai 3
  • Setiap lantai memiliki unit tipe 36 : 38 buah , dan tipe 22 : 2 buah
  • Untuk tipe 72 hanya berada di lantai paling atas (17) / mkt lt (20)
  • Khusus lantai 17 / mkt lt (20) : tipe 72 : 16 unit , tipe 36 :6 unit, tipe 22 : 2 unit
  • Harga dimulai dari 88 jt

Untuk Informasi Lebih lanjut dapat menghubungi / sms ke :

    DONNY MAULANA

    0812 9531 672

    (021)  99057041

    Up ↑